Target standar pelayanan minimal (SPM) Bayi di bawah Garis Merah untuk balita adalah tidak lebih dari 15% dari total jumlah balita. Tahun 2008 balita BGM hanya 1%. Pada tahun 2007 angka balita BGM adalah 2,2%. Jadi terjadi penurunan. Walaupun pada survei sebelumnya ditemukan bahwa separuh wilayah kabupaten Nagan Raya rawan gizi, namun berdasarkan data yang ada ternyata angka balita BGM cukup rendah. Continue reading ‘Angka Bayi BGM di Nagan Raya Menurun’
Archive for the 'Gizi' Category
Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan oleh salah seorang staf Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya, melalui penghitungan pembobotan dengan tehnik Queri, antara cakupan N/D, D/S, BGM/D, Cakupan Vitamin A, Cakupan Imunisasi, Kasus diare dan Kasus ISPA, didapatkan bahwa hampir separuh wilayah kabupaten terdiri dari 2 kecamatan besar yakni Kecamatan Darul Makmur dan Kecamatan Kuala masih tergolong tinggi untuk potensi rawan gizi. Kecamatan Seunagan tergolong sedang untuk resiko ini. Sedangkan Kecamatan Beutong dan Seunagan Timur tergolong rendah. Continue reading ‘Separuh Wilayah Kabupaten Nagan Raya Rawan Gizi’
Berdasarkan pemantauan pertumbuhan balita di Kabupaten Nagan Raya tahun 2008, menunjukkan bahwa Kecamatan Seunagan Timur, Beutong, dan Kuala termasuk tinggi kasus gizi buruk yaitu 31 kasus, kasus gizi kurang terbanyak ada di Kecamatan Kuala yaitu 174 kasus. Lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar 5.26 dibawah ini:







Komentar