|
Fungsi Pokok Surveilans |
Pelaksana |
Waktu |
Tempat |
Mekanisme Pelaksanaan |
| Tahap Pra Primer
Deteksi kasus Neonatus yang memiliki faktor risiko modifiable dan non modifiable |
Bidan
Dokter SPOG |
Setiap saat | Pustu, Puskesmas, RS pemerintah dan swasta, RB KIA, BPS | Saat kunjungan ANC kunjungan RS/BKIA/RB dilakukan:
|
| Bidan
Dokter SpA |
Setiap saat | Pustu, Puskesmas, RS pemerintah dan swasta, RB KIA, BPS | Saat kunjungan neonatus dilakukan deteksi riwayat kehamilan dan persalinan:
|
|
| Tahap Primer
Deteksi kasus neonatus yang mengalami tetanus neonatorum |
BIdan
Dokter SpOG SpA |
Setiap saat | Pustu, Puskesmas, RS pemerintah dan swasta, RB KIA, BPS | Bidan dan dokter(gambar icon) melakukan deteksi kasus saat persalinan sampai usia neonatus 28 hari diperiksa tanda dan gejala klinis tetanus neonatorum.
Penegakan diagnosis tetanus neonatorum Anamnesis
Pemeriksaan fisik
|
| Tahap Tersier
Deteksi kasus neonatus yang sembuh, cacat dan meninggal akibat tetanus neonatorum |
BIdan
Dokter SpOG SpA |
Setiap saat | Pustu, Puskesmas, RS pemerintah dan swasta, RB KIA, BPS | Bidan dan Dokter mendeteksi melalui pemeriksaan saat kunjungan/pemantauan keadaan(bagi pasien rawat inap) neonatus pada usia 0-28 hari. Yang diperiksa adalah apakah penyebab kecacatan/kematiannya karena tetanus neonatorum melalui pemeriksaan klinis, jenis kecacatannya |




Komentar