Salah satu penyakit infeksi yang ditakuti karena dapat denan cepat menyebabkan kematian adalah demam berdarah. Sampai April 2009 tercatat 13 kasus demam berdarah yang ditemukan di Nagan Raya. Pada bulan Januari 5 kasus, Februari 1 kasus, Maret 2 kasus, dan April 5 kasus. Dari sekian banyak kasus yang ditemukan ini tidak ada yang meninggal dunia. Semua di rawat di puskesmas dan rumah sakit.
Dinas kesehatan Nagan Raya telah melakukan beberapa tindakan pencegahan dengan memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya mencegah penyakit ini. Dinkes telah menyebarkan buletin demam berdarah ke daerah-daerah yang dianggap rawan yakni di Kecamatan Kuala dan Kecamatan Seunagan. Baligo dalam bentuk besar yang berisi tatacara pencegahan demam berdarah diapasang disetiap kecamatan dan pada tiap hari jumat diumumkan di masjid setelah sholat jumat.
Penyuluhan secara langsung di masyarakat juga telah dilakukan dari desa ke desa yang diikuti gotong royong massal untuk pemberantasan sarang nyamuk. Pada wilayah kerja puskesmas yang banyak ditemukan kasus demam berdarah dilakukan pelatihan kader juru pemantau jentik (jumantik) untuk tiap-tiap desa. Untuk desa yang ditemukan lebih dari 2 kasus dilakuakan pengasapan (fogging). (MJR)








0 Responses to “Sampai April 2009 Kasus Demam Berdarah di Nagan 13 Orang”